Langsung ke konten utama

Unggulan

Hi, I'm Back!

Pic cr. to pinterest Wah... it's been a while. Lagi-lagi, di tahun ini belum bisa menepati janji kepada diri sendiri untuk menulis dengan lebih konsisten. But anyway, dalam rentang waktu beberapa bulan kebelakang banyak hal yang terjadi dalam hidup aku, yang membuatku nggak pernah berhenti melangitkan syukur karena menyadari betapa baiknya Allah SWT kepadaku. Sore ini, aku sedang duduk di kamar kosan, setelah hampir seharian berkutat dengan pekerjaan baruku di kantor, di hari weekend,  dan aku merasa perlu untuk membagikan segala hal yang sedang memenuhi pikiranku. Iya, akhirnya setelah beberapa bulan aku beristirahat dari hiruk pikuk pekerjaan, kini aku kembali menjadi karyawan di salah satu perusahaan yang nggak pernah aku sangka akan menjadi tempat perjalanan karierku berikutnya. Terdengar mustahil pada awalnya, tetapi begitu lah adanya. Yang terlihat mustahil di mata manusia, nggak pernah mustahil untuk Allah SWT. Aku pun merasakan segala kasih sayang Allah padaku sampai hari i...

Kusebut Dia Rumah


Ini tentang seorang laki-laki yang selalu bersedia menantiku pulang ke rumah.

Tentang seseorang yang selalu bersedia menungguku di deretan bangku berjajar stasiun kota kala itu.

Tentang seseorang yang selalu bertanya apakah aku sudah makan sekalipun perutnya sendiri belum terisi.

Tentang seseorang yang kuanggap sebagai segalanya milikku.

Tentang seseorang yang akan selalu menjadi cinta pertama di hidupku.

Dia adalah sosok yang selalu membuatku bangga dan bersyukur karena telah terlahir menjadi putrinya. Seorang laki-laki yang selalu menjagaku seakan-akan aku adalah permata indah yang hanya boleh dimiliki oleh seseorang terbaik yang menurutnya bisa menjagaku di kemudian hari. Seorang laki-laki yang selalu mengajarkan apa arti cinta yang sebenarnya. Seorang laki-laki yang selalu membuatku yakin bahwa di dunia ini masih ada sosok sepertinya yang bisa memberikan cinta sebegitu besarnya untuk orang terkasihnya. Seorang laki-laki yang mengajarkanku bahwa keluasan dan kekayaan hati adalah harta terbaik dari semua kemewahan dunia yang berbinar.

Kusebut Ibuku sebagai wanita paling beruntung di dunia karena berhasil mendapatkan pria terbaik yang dikirimkan semesta untuknya. Kusebut keduanya beruntung karena memiliki kisah cinta terbaik dari kehidupan dunia dan semoga kasih yang saling mereka beri diizinkan oleh semesta untuk dibawa hingga ke kehidupan yang kekal, kelak.

Sebuah harap dan bisik-bisik yang kusampaikan pada semesta untuk memberikannya hidup yang lebih lama, yang lebih panjang. Sebab masih banyak bincang hangat yang ingin kubagi bersama dengannya. Masih banyak perjalanan yang ingin kuhabiskan bersamanya. Dan masih banyak kenangan yang harus kulukiskan bersamanya.

Kupanggil dia... Abi.

Semoga di 365 hari selanjutnya, aku masih diizinkan untuk merayakan hari lahirnya dan melangitkan rasa syukurku karena Abi sudah terlahir menjadi Ayah terbaik yang ada di dunia.

Semoga... dunia selalu memeluknya dengan hangat.

Semoga... dunia selalu memeluk Abi dengan erat.

Komentar

Postingan Populer