Langsung ke konten utama

Unggulan

Hi, I'm Back!

Pic cr. to pinterest Wah... it's been a while. Lagi-lagi, di tahun ini belum bisa menepati janji kepada diri sendiri untuk menulis dengan lebih konsisten. But anyway, dalam rentang waktu beberapa bulan kebelakang banyak hal yang terjadi dalam hidup aku, yang membuatku nggak pernah berhenti melangitkan syukur karena menyadari betapa baiknya Allah SWT kepadaku. Sore ini, aku sedang duduk di kamar kosan, setelah hampir seharian berkutat dengan pekerjaan baruku di kantor, di hari weekend,  dan aku merasa perlu untuk membagikan segala hal yang sedang memenuhi pikiranku. Iya, akhirnya setelah beberapa bulan aku beristirahat dari hiruk pikuk pekerjaan, kini aku kembali menjadi karyawan di salah satu perusahaan yang nggak pernah aku sangka akan menjadi tempat perjalanan karierku berikutnya. Terdengar mustahil pada awalnya, tetapi begitu lah adanya. Yang terlihat mustahil di mata manusia, nggak pernah mustahil untuk Allah SWT. Aku pun merasakan segala kasih sayang Allah padaku sampai hari i...

Still Waiting for My Butterflies

Pic cr. to pinterest

Mungkin ini udah jadi obrolan yang khatam banget selalu gue bahas sama orang rumah. Masih juga kemaren gue lagi tidur-tiduran di kasur ruang TV, terus tiba-tiba aja gue merengek ke Ummi, "Sumpah, Kak Zya tuh terakhir kali ngerasain ada kupu-kupu terbang di perut waktu kelas 12 SMA, sekarang udah lupa gimana deh rasanya," sambil ketawa-ketawa.

Diketawain, lebih tepatnya.

Asli, Ummi ketawa banget sambil bilang ke Abi, "Kasiaaaaaan anaknya, Bi."

Dan berakhir kita ketawa-ketawa bareng.

Di usia segini, disamping fokus dengan apa yang ada di depan gue saat ini, fokus sama kuliah, part-timer jadi guru bimbel, dan menulis, gue juga selalu memikirkan bagaimana masa depan gue nanti. Mulai merencanakan lebih tepatnya. Munafik kalau bilang gue nggak kepikiran sama pernikahan, jelas lah gue mikir, mematok target, dan berdoa. Ummi udah kasih pesan dari gue SMP atau awal SMA untuk doa minta jodoh di waktu yang tepat. Kayaknya emang dari akhir SMP itu sih gue udah mulai doain jodoh gue, hahaha agak aneh memang, karena pada masa-masa itu gue masih suka naksir sama cowok lain. Waktu SMP gue juga pernah melalui masa-masa cinta monyet, tau kan... ngobrol sama cowok di BBM pada masanya, dulu masih sempet juga kirim SMS karena gue baru punya BBM saat kelas 9, whatsapp juga baru bisa pakai waktu kelas 9. Gue cukup kudet pada masa itu. Sempet lah punya masa bucin yang agak malu juga kalau gue inget-inget sekarang. Tapi biarlah itu jadi cerita lucu pada zamannya.

Gue juga sempat merengek ke Ummi, karena gue sama sekali nggak pernah keluar berdua sama cowok, berpegangan tangan, boncengan (at this point, gue pernah dibonceng temen kuliah, karena nggak ada pilihan lain, abang gojek juga pernah sih, tapi yaudah cuma sebatas kepentingan itu aja), terus apa lagi ya, nonton bioskop berdua juga belum pernah, aduh banyak deh ya yang belum pernah gue lakukan sama cowok.

Kata Ummi, nggak apa-apa, beliau meminta gue untuk betulan merasakan kilat asmara itu ketika udah menemukan orangnya, jodoh gue, dimana pun dia berada sekarang, semoga Allah jaga selalu dia buat gue. 

Cieeeee, gue bisa mendengar sorakan cie dari orang rumah kalau tau gue menulis ini sekarang.

Sejauh ini gue suka heran ya, ini sumpah beneran no KW-KW, kenapa eksistensi gue nggak ada banget di kalangan laki-laki (well, nggak berharap juga sih), tapi gue herannya kayak ya Allah... ini gue lagi beneran menjaga diri dan beneran nggak ada yang datengin gue, bagus nggak sih? Karena gue betulan merasa Allah lagi kasih tau dengan serius kalau semua itu akan ada waktunya sendiri, Allah mengabulkan permohonan setiap hamba-Nya, jadi ketika gue dari awal SMA dulu udah request jodoh gue mau kayak apa.... pasti suatu saat nanti akan Allah hadirkan seseorang yang tepat itu nggak sih? Gue nggak tau kapan, karena jodoh itu rahasia semesta, tapi yang jelas ketika waktu-waktu sakral seperti itu akhirnya hadir di hidup gue, berharap seseorang itu adalah laki-laki yang selalu gue kemas dalam untaian doa setiap sujud, dan Allah hadirkan di waktu-waktu terbaik menurut-Nya.

Wah, itu pasti akan jadi momen yang paling bisa bikin jantung gue meledak kapan aja kali ya.

Untuk sekarang menjadi single buat gue adalah anugerah terbesar yang harus gue syukuri habis-habisan sih. Gue bisa fokus dengan diri sendiri, fokus dengan orang tua gue, fokus membentuk karier gue, fokus pada perjalanan gue untuk menyiapkan bekal kedepannya, dan yang jelas gue bisa fokus beribadah ke Allah, meminta apa pun yang gue mau, terus menerus menjadi ajang gue minta Allah ampuni dosa gue, ebuset dosa gue masih banyak banget, tiap hari pasti adaaaaaa aja yang membuat dosa gue bertambah, urusan laki tar aja deh, iniiiii dosa gue masih numpuk, iman naik turun, kalau kata orang-orang sih TBL alias takut banget lochhhh!

Alright, segitu dulu obrolan soal jomblo kali ini. Buat kamu yang sedang berusaha dalam kesendirian, jangan khawatir, karena ada Allah... kamu nggak akan sendirian.

Komentar

Postingan Populer