Tau nggak rasanya capek sama sesuatu sampai rasanya ngilang aja nggak cukup untuk mengurangi lelahnya?
Tau nggak rasanya mengejar sesuatu yang jauh didepan, dimana apa yang lo kejar juga menjadi incaran banyak orang?
Tau nggak rasanya berusaha pagi, siang, malam hingga pagi lagi dan dalam benak lo rasanya belom dapet apa-apa?
Tau nggak rasanya....
Pengen bilang nggak sanggup, tapi udah terlambat.
Karena lo mengejar apa yang lo inginkan selama ini, lo berjuang atas sesuatu yang lo mau, dan rasanya nggak pantes kalo batin teriak bilang nggak sanggup.
Nggak pantes.
Dan jawaban paling mungkin adalah untuk berhenti sementara waktu.
Hell, we are human, not a robot yang bisa diajakin
multitasking, ngerjain banyak hal dalam satu waktu.
Just stop for a while, without doing anything, without thinking so hard for something, just stop.
Breathing....
Lo butuh napas.
Kasih jeda buat batin lo.
Gue tau pasti rasanya menyesakkan.
Ambil napas sebanyak-banyaknya. Buang dengan perasaan selega mungkin yang lo bisa.
Semakin gede, makin banyak hal yang harus kita lakukan sendirian.
Sendirian.
Cuma diri sendiri yang bisa diandalkan.
Tutup mata lo,
and saying that you are a great human, lo hebat dengan segala hal yang lo miliki.
Bilang ke diri lo sendiri, makasih... Makasih udah lahir ke bumi disaat nggak banyak orang bersyukur atas kelahiran dirinya sendiri dan lo harus jadi orang yang patut bersyukur karena Ayah serta Ibu adalah perantara dari Tuhan yang membuat lo ada.
Tutup mata lo dan bilang kalo lo adalah orang yang kuat, lo kuat bisa bertahan sejauh ini.
Hhhhh, eighteen...
Gue nggak tau kalo delapan belas adalah usia yang segini beratnya.
Usia dimana semua hal yang memberatkan dimulai, dan siap nggak siap, usia itu akan mendatangi lo.
Tanpa bisa lo memohon apa aja yang harus lo lewati di usia itu, dengan siapa lo akan bertemu, atau kegagalan apa yang ingin lo hindari.
Bagaimanapun, waktu itu berputar, dan lo nggak akan pernah bisa minta jeda sedetik aja untuk nggak diberikan kejutan baru didetik selanjutnya.
Lo bahagia saat ini, tapi nggak ada yang bisa menjamin kalo menit selanjutnya lo akan menjadi orang paling sedih sedunia.
Namanya waktu.
Dan berhenti untuk sementara adalah bukan berarti menghentikan waktunya, tapi istirahatin diri dalam waktu-waktu yang masih bisa memihak situasi lo.
Waktu emang bisa jadi jahat.
Tapi, waktu juga berarti kesempatan.
Ambil kesempatan lo untuk berhenti sementara.
Nggak apa-apa.
Sebentar aja....
Kasian batin lo, jangan disiksa terus menerus.
Lo butuh hidup seneng walau cuma bentar.
Ini hidup lo,
just go for it.
Go, pergi yang jauh untuk menjemput bahagia lo.
Jangan pernah capek untuk sesuatu yang akan membuat lo bahagia.
Pasti akan ada waktunya.
Jangan khawatir.
Istirahat.
Tutup mata lo, jangan pikirkan apapun walaupun lo hanya punya waktu satu detik untuk itu,
just do it, lakuin, karena dengan begitu detik selanjutnya lo akan bisa menjemput bahagia itu.
Berhenti.
Berhenti untuk sementara waktu.
Tersentuh beeeb
BalasHapusAlways terenyuh
BalasHapusPas banget lagi butuh ginian
BalasHapus