Langsung ke konten utama

Unggulan

Hi, I'm Back!

Pic cr. to pinterest Wah... it's been a while. Lagi-lagi, di tahun ini belum bisa menepati janji kepada diri sendiri untuk menulis dengan lebih konsisten. But anyway, dalam rentang waktu beberapa bulan kebelakang banyak hal yang terjadi dalam hidup aku, yang membuatku nggak pernah berhenti melangitkan syukur karena menyadari betapa baiknya Allah SWT kepadaku. Sore ini, aku sedang duduk di kamar kosan, setelah hampir seharian berkutat dengan pekerjaan baruku di kantor, di hari weekend,  dan aku merasa perlu untuk membagikan segala hal yang sedang memenuhi pikiranku. Iya, akhirnya setelah beberapa bulan aku beristirahat dari hiruk pikuk pekerjaan, kini aku kembali menjadi karyawan di salah satu perusahaan yang nggak pernah aku sangka akan menjadi tempat perjalanan karierku berikutnya. Terdengar mustahil pada awalnya, tetapi begitu lah adanya. Yang terlihat mustahil di mata manusia, nggak pernah mustahil untuk Allah SWT. Aku pun merasakan segala kasih sayang Allah padaku sampai hari i...

Insecure

HAAAAIIII :))) *nada heboh dan semangat*

Sebenernya, tulisan ini hanya mengenai keluhan gue aja sih. Katakanlah, ini gue lagi ngomong sendiri, cuma ingin menyampaikan uneg-uneg yang beberapa hari ini disturbing my self, literally disturbing coyyyy. 

"Ih jerawatan!"

A sensitive thing that i don't want to hear. Including from my self tho, meskipun gue sendiri yang ngehujat diri sendiri atau parahnya orang lain. 

Plis deh, apa ya. Gue hanya merasa kalau selama ini effort gue buat ngerawat diri itu udah maksimal. Terus dengan seenaknya, that person, entah siapapun doi, as casual thing, yang katanya bercandaan, tapi nggak nyadar kalo bercandaannya sama sekali nggak lucu. 

Dengan santainya malah bilang, "ya kan lo emang sering banget jerawatan? Ya not surprise lah". 

That the first thing dude, that still the first thing. 

Yet, gue sering banget dikatain kayak gitu, tetep aja, telinga gue pengang rasanya. Gue tuh lahir ke dunia, bukan buat lo ejek-ejek, bukan buat di scanning kekurangan gue, bukan buat lo hujat dengan segala excuse as casual thing tadi. 

Rasanya, ketika gue dapet perkataan kayak gitu, pengen banget gue nunjukkin ekspresi -_- tapi tetep aja gue cuma bisa senyumin doang. Tapi kalo doi nyadar mungkin bisa paham lah bedanya senyum gue tulus atau nggak. 

Akhirnya, gue mikir dan banyak termenung. 

Ah, bener juga sih doi. Kan dia emang cakep, jarang jerawatan, terus juga nggak perlu effort buat skincare routine soalnya kulit doi tanpa perlu dikasih gituan juga cakep aja and that's not problem for her.

Sedangkan gue?

Mati-matian gue mencoba ini dan itu, walaupun end up gue cuma pake serba-serbi Indonesian Productnya sejuta umat di negara kita. Gue nggak perlu menyebut merk, nggak penting juga soalnya. 

Akhirnya lagi, gue terus menerus menscanning semua temen gue dan berakhir dengan gue minder sendiri. Nggak pede sama sekali dengan penampilan gue. Entah dari point of view yang mana, yang jelas, gue minder paraaaahh!!! It feels like gue berada di posisi sedih banget karena yaaa again gue nggak bersyukur dengan apa yang udah dikasih Allah swt. ke gue.

"Alah udah cantik kok."

Dan sekarang gue ragu, apakah yang dikatakan orang-orang adalah kejujuran? Dari segi mana mereka bisa bilang kalo gue cakep? Well, let's say, they just wanna make me feel relieve, right? I really appreciate that, i swear. But, i don't need that suck words, gue cuma butuh lo jangan menilai gue cuma dari fisik aja. 

Gue emang nggak ada cakep-cakepnya. Gue emang nggak ada bagus-bagusnya dalam hal visual. Sure, emang kayaknya gue sok cantik, so, gue minta maaf kalo sering bikin gedek gara-gara sifat gue yang "sok cantik" says all of you. 

Tenang, mulai sekarang, gue bakal slow down sama physical gue sendiri. Hanya gue yang berhak bilang, "lo cakep Haza", "badan lo bagus Haza", "lo udah nggak jerawatan lagi kok", "lo cantik karena lo sayang sama diri sendiri Haza", of course ke diri gue sendiri. 

Buat siapapun, yang masih sering judge people by cover jangan harap lo bisa hidup nyaman di masyarakat sosial. Karena kalo semua aware dengan keadaan body shaming yang udah mulai WARNING SANGAT, bcs makin parah, dan semua akan mulai speak up, ppoh gue bakalan seneng banget deh. 

Pointnya, berhenti deh buat ngelakuin body shaming ke orang lain maupun diri lo sendiri. Karena itu cuma bikin frustasi yang nggak berujung :'(

Insecure banget kan gue?

Nggak apa-apa.

Malam ini aja kok!

Komentar

Postingan Populer