Halloo hazara, haza, hazanad, eren, zya, dan panggilan yang lainnya!
Sekarang tanggal 11 Desember 2018, which is, lo lagi ulang tahun. Time flight so fast, right? Nggak terasa sekarang lo udah ada di usia 17 tahun, nggak lagi bisa merengek-rengek manja ke ummi dan abi, nggak bisa lagi mengeluh sama persoalan hidup, dan hal-hal lain yang udah nggak pantes dilakuin anak usia 17 tahun. Stigma di masyarakat selalu menempatkan remaja yang udah menginjak umur 17 tahun ada pada masa dewasa awal, dimana lo harus bisa berlaku sewajarnya orang peralihan ke jenjang dewasa, dan udah punya tanggung jawab sendiri di masyarakat.
Iya, tulisan ini gue khususkan untuk lo Hazara, yang lagi baca tulisan lo sendiri. Nggak apa-apa, ketika nggak ada yang kasih lo hadiah. Nggak apa-apa, ketika lo nggak dapet surprise apapun seperti apa yang lo harapkan. Karena, lo harus yakin, kalau diluar sana, mereka semua memanjatkan doa yang amat sangat banyak untuk lo sendiri, dan tugas lo hanya untuk mengaamiinkan.
Filosofi ulang tahun yang selama ini gue pelajari adalah bertambahnya umur, dapet ucapan selamat yang BANYAK BANGET, dapet hadiah, dapet surprise, dan hal-hal lain yang lazim didapatkan ketika ulang tahun. Tapi, sekarang gue sedang gagal menginterpretasikan apa sebenernya ulang tahun itu. Lo mengulang waktu kelahiran, menghargai waktu yang udah berjalan dan berusaha mengingat apakah di waktu setahun yang berjalan kemarin lo udah berhasil melewatinya? Udah gitu aja.
"Ketika ulang tahun ke 17, segalanya akan terasa hambar untuk beberapa tahun setelahnya."
Iya, kita akan semakin merasa bahwa ulang tahun tidak akan terasa seistimewa itu. Dengan itu, jujur gue merasa sedih semakin beranjak tua. Gue akan semakin jauh dengan yang namanya masa kanak-kanak, masa bahagianya hidup, ketika lo masih polos-polosnya, ngertinya cuma haha-hehe doang, right? Honestly, gue bener-bener merindukan masa kecil gue yang ngertinya cuma main barbie, mainan peran, main sepeda, lompat tali pake karet, main ke rumah tetangga, serta hal-hal lain yang amat gue rindukan.
Sekarang, semuanya terasa hambar. Biasa aja, gue nggak ngerasain euforia dari ulang tahun itu. Iya, gue bahagia, tapi at another side, gue ngerasa...hambar aja gitu. Nothing special, nggak ada yang bikin gue ngerasa sespesial itu ketika ulang tahun. Bangun tidur, gue diucapin sama alarm gue sendiri, reminder di date hp, dan ya! Surprisingly, gue membatin dalam hati, "Yah, selamat ulang tahun, Hazara, lo udah gede", udah gitu aja.
Ketika gue melihat temen-temen, ngerasa sespesial itu ketika mereka mengalami Sweet Seventeen. Ulang tahun dirayain gede-gedean, ngundang semua orang dari penjuru dunia (lebay sih), tapi ya gitu, having fun with that day!
Apa ya.......
Ya, terserah mereka juga sih. Duit, juga duit mereka. Gue nggak berhak ngomentarin. Intinya, gue nggak bisa dan bukan tipe orang yang bisa kayak gitu. Sebisa apapun gue ingin mencoba, tapi tetep, pada akhirnya gue gagal, dan ngerasa apa yang gue lakukan hanya akan memberi gue kesenangan pada hari itu aja. Sayang duitnya, mending gue tabung buat naik haji dan nonton konser HAHAHAHAHA.
Ini tulisan apasih?
Kagak tau lah ya.
Semoga, di tahun ini, Haza menjadi lebih baik lagi, lebih dewasa lagi, lebih mengerti cara solve problem tanpa harus melibatkan orang lain, lebih ngerti gimana caranya ngehargain orang lain, lebih bisa sabar dengan nyinyiran orang lain, lebih bisa mengerti dengan orang-orang disekitar, lebih rajin belajar, lebih mengerti dan paham dengan tujuan hidup sebenernya, lebih disayang dan sayang sama orang sekitar, makin berkurang haters-nya (haha berasa entertainer aja lo, nyet), lebih rajin ibadahnya (mahdah maupun ghairu mahdah), lebih bisa gali potensi di berbagai hal, lebih sukses lagi dari tahun sebelumnya, bisa lolos snmptn, bisa lolos dan diizinkan daftar di FKG UNPAD, bisa bikin orang lain menyesal memilih untuk benci sama lo, dan semoga bisa menunjukkan apa yang terbaik dari diri seorang Hazara.
Selamat Ulang Tahun, Hazara.
Lo berhasil nge-surprisein diri sendiri hari ini. It's okay, nggak apa-apa, walaupun nggak ada gebetan yang ngasih lo prank dan end up so sweet, it's okay! Lo berhasil membahagiakan diri sendiri hari ini. Lo berhasil banyak tersenyum hari ini. Lo berhasil menguatkan diri sendiri hari ini. Lo nggak sendirian, lo berhak dapat kebahagiaan.
Sekali lagi.
Selamat Ulang Tahun, Hazara Nadhifa Ramadhina El-Hakeem! May Allah bless you in this year๐
Surprise!๐
Malang, 11 Desember 2018.
20:57 WIB.
Komentar
Posting Komentar