Langsung ke konten utama

Unggulan

Hi, I'm Back!

Pic cr. to pinterest Wah... it's been a while. Lagi-lagi, di tahun ini belum bisa menepati janji kepada diri sendiri untuk menulis dengan lebih konsisten. But anyway, dalam rentang waktu beberapa bulan kebelakang banyak hal yang terjadi dalam hidup aku, yang membuatku nggak pernah berhenti melangitkan syukur karena menyadari betapa baiknya Allah SWT kepadaku. Sore ini, aku sedang duduk di kamar kosan, setelah hampir seharian berkutat dengan pekerjaan baruku di kantor, di hari weekend,  dan aku merasa perlu untuk membagikan segala hal yang sedang memenuhi pikiranku. Iya, akhirnya setelah beberapa bulan aku beristirahat dari hiruk pikuk pekerjaan, kini aku kembali menjadi karyawan di salah satu perusahaan yang nggak pernah aku sangka akan menjadi tempat perjalanan karierku berikutnya. Terdengar mustahil pada awalnya, tetapi begitu lah adanya. Yang terlihat mustahil di mata manusia, nggak pernah mustahil untuk Allah SWT. Aku pun merasakan segala kasih sayang Allah padaku sampai hari i...

Selamat Ulang Tahun, Abi


Tulisan ini gue khususkan untuk abi, yang lagi ulang tahun dan semakin tua hari ini.

Pertama, selamat ulang tahun abi. Selamat bertambah tua, walaupun menurut Kak Zya abi nggak akan pernah terlihat tua dan akan selalu menjadi tampannya keluarga El-Hakeem.

Kak Zya ingat, Abi akan selalu jadi yang paling sabar menghadapi bandelnya Kak Zya, Abi akan selalu menjadi yang pertama untuk nasehatin Kak Zya dan semua hal, walaupun Abi sibuk Kak Zya tau Abi akan menjadi orang paling perhatian buat Kak Zya.

Abi bertambah usia menjadi 45 tahun hari ini, dan maaf karena di pagi ini, Kak Zya cuma bisa kasih ucapan diiringi doa-doa yang nggak pernah lupa disampaikan kepada Allah dan berharap menjadi barokah untuk Abi.

Pagi ini, Kak Zya merasa menjadi anak yang belum memberi apa-apa untuk Abi. Kak Zya selalu merepotkan, Kak Zya banyak ngomel dan belum pernah bisa jadi putri berbakti untuk Abi. Kak Zya minta maaf ya, Bi.

Kedua, kali ini gue bakal mengenalkan siapa sosok paling berjasa yang bikin seorang Haza bisa sampai di titik ini. Selain Ummi, ada Abi di belakang gue yang nggak pernah lelah mendorong untuk jadi orang bermanfaat.

Abi bernama lengkap Mochammad Arief Luqman Hakim. Beliau lahir di Malang, pada tanggal 23 Oktober 1973. Beliau bersekolah TK di TK Brawijaya, SD di MIN 1 Kota Malang, SMP di SMP Muhammadiyah 1 Malang, dan SMA di SMA Muhammadiyah 1 Malang. Lalu, Abi meneruskan pendidikan sarjananya di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang jurusan Tarbiyah dan Master di Universitas Muhammadiyah Malang dengan jurusan Pendidikan Agama Islam.

Abi adalah sosok Ayah yang begitu mengayomi anak-anaknya. Dibalik sisi tegas yang dimilikinya, Beliau adalah sosok penyayang yang kasih sayangnya nggak bakal bisa digambarkan disini. Abi nggak pernah lupa untuk menanamkan pendidikan agama kepadaku, Kakak, dan Hossam. Dari kecil kami sudah di doktrin dengan ajaran agama yang mungkin bagi sebagian anak diusia kami belum mengenal. Aku ingat ketika ulang tahun ke-3, Kakekku memberikan hadiah berupa sajadah karena Beliau tau aku sudah rajin menunaikan ibadah sholat fardhu. Hal itu tak lain karena ada Abi dan Ummi yang nggak pernah lelah mengajariku tentang agama.

Ketika TK, aku sudah diajari untuk berpuasa ramadhan, walaupun dengan siklus yang belum beraturan. Aku sahur sebelum berangkat sekolah, pulang sekolah sekitar jam 9 aku buka puasa. Adzan dhuhur aku makan lagi, dan sampai maghrib aku menahan rasa lapar. Hal itu dilakukan beliau untuk membiasakan diriku untuk melakukan ibadah wajib yang dianjurkan oleh agama kami.

Abi dan Ummi tidak pernah lelah terus menerus mengajarkan ajaran agama yang memang harus kita ketahui sejak dini.

Aku ingat, setiap ba'da maghrib, aku dan kakak diwajibkan untuk tadarus dengan Ummi serta Abi sebagai penyimak andalan kami. Dulu, kami tidak begitu suka jika harus mengaji disimak oleh Ummi, karena beliau tidak akan sesabar Abi, tapi dengan cara Ummi yang cenderung keras, kami jadi cepat lancar membaca Al-Qur'an. Jika bersama Abi, maka dengan amat sangat sabar beliau mengajari dan membimbing kami.

Ketika menginjak usia SD, Ummi dan Abi nggak pernah lelah untuk mengajari aku dan kakak dalam belajar mata pelajaran umum. Beliau rutin membimbing kami ketika malam. Saat akan menjalani ujian akhir semester, sampai malam beliau akan menemani kami belajar, memberi tebakan yang udah ada di dalam lks belajar kami, hingga malam dan akhirnya kami tertidur. Jam 3 pagi kami kembali dibangunkan, dikenalkan dengan yang namanya Shalat Tahajud. That's why, aku kembali merasa beruntung memiliki Abi dan Umi dihidup kami. Setelah tahajud kami akan kembali belajar, walaupun di pembelajaran awal aku dan kakak masih tidak kuat untuk menahan kantuk, tapi Abi dan Ummi tidak akan pernah lelah membangunkan kami. Sekali lagi, itulah kehebatan mereka.

Aduh jadi melow deh :'(

Hingga kini, Abi dan Ummi beranjak tua, ada Hossam hadir ditengah keluarga kami. Yang awalnya hanya berisi empat orang, bertambah menjadi lima orang. Akhirnya, aku melihat, sebagaimana perjuangan keduanya dalam mendidik kami dulu, sebagaimana aku dan Kakak sangat merepotkan. Dan sekarang beliau berdua kembali dipercaya untuk mendidik Hossam yang kini masih berusia 3 setengah tahun. Selamat, karena Kak Zya merasa bahwa surga akan ada untuk Abi dan Ummi. Tersayang pokoknya :')

Abi bekerja sebagai guru mulai tahun 1997 hingga sekarang tahun 2018 beliau masih mengabdikan dirinya untuk menjadi tenaga pendidik bagi putra/i bangsa. Percaya deh, Abi itu orang paling hebat yang pernah aku kenal. Selain menjadi pengajar, Abi juga rutin mengisi pengajian dan ceramah di beberapa tempat. Beliau juga seorang penulis, dimana beberapa buku pelajaran islam, ada Abiku sebagai tim penyusun. Beliau juga ahli dalam bidang Master Of Ceremony, itu kenapa, aku termotivasi untuk melanjutkan kiprah beliau. Kami pernah menjadi MC berdua, so honorable pokoknya ((ntar gue kasih tau foto waktu kita nge-mc)).

Oh iya, masakan Abi juga enak. Abi seringkali membuatkan telor dadar dengan mix & match dari beberapa macam sayuran. Dan percayalah kalo masakan beliau itu enaaaakk! Abi juga pernah membuat krengsengan dari daging kurban yang kami dapat sehabis Idul Adha.

Tulisan Abi bagus sekali, apalagi tulisan Arabnya. Aku selalu kagum dengan tulisan Beliau, huhuhu.

Abi selalu berangkat bersama denganku, beliau akan mengantarkanku untuk naik angkot, menunggu hingga angkot yang kutumpangi berangkat. Dengan tas ransel yang beliau letakkan didepan, agar aku dapat duduk dengan nyaman tanpa kesempitan. Dengan motor mionya yang sudah terlihat tua, but i don't mind, karena dengan motor itu aku menjadi aku yang sekarang. Dengan helm abu-abunya, scarft hitam supaya tidak terkena polusi, dengan tangan kuatnya yang akan siap membawa motor dan mengantarku dengan selamat. Dengan tubuh kokohnya yang akan selalu terlihat tegap. Abi jangan tua, tunggu Kak Zya sukses dan bisa memberikan sesuatu untuk Abi serta Ummi ya.

Abi akan pulang malam, sehabis maghrib. Beliau dengan letih setelah seharian bekerja, dan akan selalu tersenyum menyapa kami ketika tiba dirumah. Keluargaku memiliki kebiasaan menyambut siapapun yang datang kerumah. Jadi, ketika Abi tiba maka kami akan menunggu hingga beliau masuk. Kami paham betapa lelahnya bekerja seharian, demi sesuap nasi yang akan kita makan dirumah.

Abi lelah.

Abi sakit.

Abi ingin istirahat.

Tapi, dengan sekuat tenaga beliau menahan itu semua. Ketika Abi tiba lebih awal tanpa suatu alasan dan kami akan segera memahami. Abi sedang sakit dan harus segera istirahat. Beliau hanya akan tidur lalu bangun dengan cepat, agar staminanya kembali dan beliau harus cepat kembali bekerja. Untuk kami.

Abi yang akan selalu membuat seluruh anggota keluarganya tertawa dengan guyonan naturalnya. Dengan setiap hal yang akan beliau lakukan hanya bersama kami, tapi ketika sudah keluar pintu rumah, beliau akan menjadi sosok hebat, yang siap bertempur untuk keberlangsungan hidup keluarganya.

Abi tetep jadi Abi Kak Zya, Kakak, dan Hossam ya. Jangan bertambah tua, kami mohon.

Abi yang akan selalu rutin menyuruh kami sabar menunggu rezeki dari Allah. Yang akan selalu menguatkan hati kami ketika rezeki dari Allah belum tiba. Dan selalu tersenyum berkata, "Allah maha kaya, ndak usah bingung".

Abi yang akan selalu mengiyakan permintaan kami. Permintaan yang mungkin bagi orang lain terlalu sederhana, tapi bagi kami, suatu hal besar jika Abi yang membelikan. Kami senang dengan sesuatu sederhana namun dilakukan bersama, berlima tanpa kurang apapun lagi.

Abi suka dengan nasi goreng. Itu kenapa perutnya terlihat besar karena suka makan malam dengan nasi goreng. Hehehe.

Abi memakai kacamata.

Tinggi tubuhnya sekitar 170 cm.

Berat badannya......dirahasiakan. hehe.

Abi punya jenggot panjang, yang sekarang warnanya sudah berganti menjadi dua warna. Hitam dan putih.

Yang membuatku kembali sadar, Abi tidak semuda dulu lagi. Jadi aku harus segera bergegas mengejar kesuksesanku.

Abi, selamat ulang tahun ya. Semoga Abi selalu dalam lindunganNya. Semoga Abi selalu sehat. Semoga Abi selalu sabar dan terus mendoakan untuk kesuksesan anak-anaknya. Selamat berjuang untuk menjadikan Hossam sebagai hafidz ya bi, pasti Abi dan Ummi bisa.

Abi, terima kasih telah menjadi Ayah hebat untuk Kakak, Kak Zya, dan Hossam.

Abi, terima kasih atas segala perjuangan yang sudah dilakukan, demi kehidupan bahagia kami.

Abi, terima kasih sudah selalu memberikan dukungan untuk kami. Terima kasih untuk tak lupa memberikan kalimat support buat Kak Zya.

Abi, Kak Zya minta maaf atas segala kekurangan dan belum bisa jadi putri sholehahnya Abi.

Abi, kami semua cinta Abi karena Allah.

Panjang umur ya, bi. Sehat selalu :) Kuat yaa bi menghadapi hidup ini, abi harus selalu sehat. Doakan kami.

Ana uhibbuka fiillah, Abi.

Salam sayang dan cinta,
Hazara, putri Abi.

Malang, 23 Oktober 2018.
10:53 WIB.

Komentar

  1. Barakallah permata Abi, sukses selalu bersama Allah

    BalasHapus
  2. putri umi hebat...tetap sholehah ya nak...umi cinta kak zya karena Allah..

    BalasHapus
  3. Kak zya hebat 😘😘😘 semoga dek byan dan dek bunga juga bisa hebat kayak kak zya

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer